Jadi terang dan sejuk

" Barang siapa ingin memiliki hati yang suci, maka khendaklah ia selalu melibatkan Allah dalam setiap tindakannya.
Dan apabila hati kita selalu digunakan untuk berzikir kepada Allah, bertafakur kepada Allah dan terhindar dari sebuah keburukan, maka kita akan menemukan sebuah keajaiban dari zikir dan tafakur tersebut. Serta Allah juga akan menunjukkan kepada kita hikmah yang Dia selipkan dari setiap peristiwa."

 -Syekh Mutawalli Sya’rawi -


Ayat yang turun pertama kali memuat redaksi 'menyebut nama Allah', yaitu 'Bacalah dengan Nama Tuhanmu!'

Dan ayat yang kita baca pertama kali dalam al-Qur'an adalah 'Dengan menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'. Jadi, saat kita membaca al-Qur'an surat pertama, kita juga membaca esensi pesan al-Qur'an saat pertama kali turun ayat.

-Syekh Mutawalli Sya'rawi-

 =====

"Kecintaan seorang hamba kepada Allah tidaklah bertentangan dengan maksiat yang dia lakukan, tetapi bertentangan dengan ketiadaan niatnya untuk menjauhi maksiat."

-Syekh Ramadhan al-Bouthi (1929-2013)

Tidak akan bisa dekat dengan Allah mereka yang salat, sedekah dan haji berulang kali tapi sombong dengan ibadahanya. (Merasa paling dekat dengan Allah dengan mendongakkan kepala terhadap semua kebaikan yang telah ia lakukan)). Akan tetapi, mereka yang pecah hatinya dan tersungkur dalam dekapan Allah lalu merasa bahwa ia begitu jauh dari Allah, durhaka dan tidak pantas mengetuk pintu-pintu (rahmat) Allah. Masuk tertatih ke jalan Allah dengan sikap dan keadaan seperti ini akan membuat Allah berkata: Selamat datang!

-Syekh Al-Buthy
 


0 Response to "Jadi terang dan sejuk"

Posting Komentar